
Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII kembali menggelar bimbingan dan pembekalan rutin bulanan bagi para mubaligh dan mubalighot secara daring pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia sampai manca negara, termasuk Kepulauan Riau.
Di Kepri, sekitar 200 mubaligh dan mubalighot dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun hingga Natuna mengikuti kegiatan melalui studio mini masing-masing DPD. Sementara di Batam, kegiatan dipusatkan di Masjid Miftahul Huda, Bengkong.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPW LDII Kepri H. Siajis, Ketua Tim Penggerak Generasi Penerus LDII Batam H. Irvan Sumaga, Ketua Pembina Mubaligh LDII Batam H. Fahrudin Setyobudi, serta Dewan Penasihat LDII Kota Batam H. Teguh Purnomohadi.
Pemateri dari DPP LDII, Ir. H. Wildy Istimror menegaskan, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding era sebelumnya. Arus teknologi, lingkungan pergaulan, hingga gaya hidup instan menjadi tantangan serius dalam menjaga nilai agama dan akhlak generasi penerus.
“Keberhasilan menjaga Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin diwujudkan melalui pengamalan Al-Qur’an dan hadis yang melahirkan kedamaian, kasih sayang, dan keharmonisan di tengah masyarakat. Di sinilah generasi penerus memegang peran vital,” ujar Wildy.
Ia mengingatkan, perkembangan zaman juga membawa dampak negatif jika tidak diimbangi dengan pembinaan iman dan takwa. Menurutnya, fenomena generasi muda yang mulai jauh dari pengajian, kurang disiplin beribadah, hingga lemahnya kontrol diri menjadi alarm yang harus disikapi bersama.
“Pendampingan generasi muda tidak bisa disamaratakan. Setiap jenjang usia memiliki tantangan berbeda, sehingga pendekatannya pun harus tepat,” tambahnya.
Wildy menilai, sinergi antara orang tua, pengurus organisasi, dan para mubaligh menjadi kunci dalam mencetak generasi yang tangguh secara spiritual maupun sosial.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Kepri H. Siajis mengapresiasi antusiasme para peserta yang tetap konsisten mengikuti pembekalan rutin tersebut. Menurutnya, dakwah hari ini bukan hanya soal ceramah, tetapi juga tentang membangun karakter generasi muda agar mampu bertahan di tengah derasnya perubahan zaman.
“Pembinaan tidak cukup hanya menyampaikan materi agama. Harus ada sinergi antara anak, orang tua, dan organisasi agar lahir generasi yang sukses dunia dan akhirat. Kesuksesan generasi penerus bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga amal jariyah bagi orang tua, ulama, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaannya,” ujar Siajis.
Dia berharap kegiatan rutin tersebut mampu memperkuat kualitas generasi penerus LDII agar tetap religius, berakhlak, dan adaptif menghadapi tantangan era digital.

DPW LDII Kepulauan Riau Website Resmi DPW LDII Kepulauan Riau