
Batam – DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kepulauan Riau tancap gas melakukan konsolidasi organisasi pasca-Musyawarah Nasional (Munas) X. Jajaran pengurus DPW LDII Kepri turun langsung ke Batam untuk menyelaraskan program kerja pusat dengan pengurus DPD dan 8 Pimpinan Cabang (PC) se-Kota Batam, Jumat (24/4/2026) malam.
Pertemuan yang digelar di Masjid Luhur Abd Dhohir, Patam, Sekupang ini berlangsung khidmat. Hadir langsung Ketua DPW LDII Kepri, dr. H. Rulifa Syahroel, didampingi Sekretaris DPW H. Dwi Agus Suyoso. Rombongan disambut hangat oleh Ketua DPD LDII Batam H. Rudi Budi Suhardi, Ketua Dewan Penasehat H. Santoso, serta jajaran pengurus tingkat cabang.
Transformasi Organisasi Sesuai Hasil Munas X
Dalam pemaparannya, dr. H. Rulifa Syahroel menekankan bahwa di bawah kepemimpinan baru DPP LDII, H. Dody Taufik Wijaya dan KH. Tri Gunawan Hadi, organisasi kini memiliki arah strategis yang lebih tajam.
“DPP LDII ingin membawa organisasi lebih maju melalui penguatan SDM unggul, perbaikan struktur internal, dan akselerasi kaderisasi. Semua program kerja harus berjalan linier dengan kebijakan pemerintah (Asta Cita),” tegas Rulifa.
Ia menginstruksikan agar setiap daerah, khususnya Batam, tidak hanya fokus pada dakwah, tetapi juga memiliki program unggulan di 8 bidang pengabdian LDII untuk bangsa. Rulifa mencontohkan keberhasilan PC LDII Sekupang lewat program Bank Sampah Patam Asri yang dinilai sukses besar.
“Program Bank Sampah di Sekupang yang dibimbing langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam adalah bukti konkret. Ini adalah pilot project yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus nilai ekonomi bagi warga. Ke depan, program seperti ini harus direplikasi di cabang lain,” ujarnya.

Pesan Kekuatan dari Al-Qur’an
Agenda konsolidasi ini dibuka dengan pembacaan dan pemaknaan Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 104 oleh Ust. H. Masrukhin. Dalam tausiyah pembukanya, ia membakar semangat jamaah agar tidak pesimistis menghadapi tantangan zaman.
“Meski musuh atau tantangan terlihat memiliki kelebihan, kaum Muslimin tidak boleh berhati lemah. Kita memiliki kelebihan yang tidak dimiliki yang lain, yakni harapan akan pertolongan Allah dan pahala yang berlipat ganda,” pesan Ust. Masrukhin.
Konsep Berbudi Luhur sebagai Fondasi
Acara ditutup dengan nasihat agama oleh Ketua Dewan Penasehat DPD LDII Batam, H. Santoso. Merujuk pada QS. An-Nisa: 104, ia mengingatkan pentingnya ketaatan yang berlandaskan syariat dan kemaslahatan umat.
“Taat kepada Allah dan Rasul itu mutlak. Adapun taat kepada pemimpin selama tidak melanggar syariat, itu wajib. Kami mengajak seluruh pengurus untuk mewujudkan konsep ‘Berbudi Luhur’ melalui 29 karakter luhur LDII,” kata Santoso.
Ia menutup dengan pesan agar setiap pengurus tidak hanya mahir berorganisasi, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, menjaga lingkungan, dan menebar manfaat bagi masyarakat luas di Kota Batam.
DPW LDII Kepulauan Riau Website Resmi DPW LDII Kepulauan Riau