Cetak Mubaligh Visioner: LDII Batam Bangun Dakwah Hijau yang Menyentuh Umat

Batam — Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, LDII Kota Batam tak tinggal diam. Pada Minggu (26/4/2026), LDII kembali menggelar Pengajian Mubaligh se-Kota Batam sebagai langkah konkret mencetak juru dakwah yang profesional, adaptif, dan berkarakter green dakwah—dakwah yang menyejukkan, solutif, dan membangun peradaban.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul Jannah, Patam, Sekupang, Sekupang ini diikuti sekitar 150 mubaligh dan mubalighot dari 8 Pimpinan Cabang (PC) LDII se-Kota Batam. Sejak pagi hingga sore, para peserta digembleng dengan penguatan ilmu berbasis Al-Qur’an dan Hadis sahih, sebagai fondasi dakwah yang lurus dan menentramkan umat.

Hadir sebagai pemateri, Ust. Dr. Afi Parnawi selaku Ketua Biro Keagamaan dan Dakwah DPW LDII Kepulauan Riau, serta KH. Masruchin dari Bidang Keagamaan dan Dakwah DPD LDII Kota Batam. Keduanya menekankan pentingnya peran mubaligh sebagai agen perubahan yang tidak hanya menyampaikan, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat.

Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur’an, dilanjutkan dengan materi seputar tuntunan dan keutamaan ibadah haji, urgensi doa, serta perintah berdzikir kepada Allah SWT. Suasana pengajian berlangsung khusyuk hingga menjelang waktu Zuhur, menegaskan bahwa dakwah bukan sekadar retorika, tetapi proses penyucian jiwa.

Memasuki sesi siang, materi semakin mengerucut pada kewajiban menuntut dan mengamalkan ilmu, serta pentingnya infaq sebagai bentuk kepedulian sosial. Nilai-nilai ini menjadi bagian dari green dakwah, yaitu dakwah yang tidak hanya membangun spiritualitas, tetapi juga menumbuhkan empati dan kebermanfaatan bagi lingkungan sosial.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua Dewan Penasehat LDII Kota Batam, H. Santoso, dilanjutkan dengan sholat Ashar berjamaah—menjadi simbol kuat bahwa ilmu harus berbuah amal nyata.

LDII menegaskan, pengajian mubaligh bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi peradaban. Dari forum inilah lahir dai-dai yang siap menjawab persoalan umat dengan pendekatan yang bijak, damai, dan penuh solusi.

Saatnya dakwah naik kelas. Saatnya mubaligh tampil bukan hanya sebagai penyampai, tapi sebagai penggerak perubahan. Mari bersama wujudkan dakwah yang menyejukkan, membangun, dan menyatukan umat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *