
DPW LDII Provinsi Kepulauan Riau melepas keberangkatan 18 calon jamaah haji tahun 2026 dalam sebuah acara penutupan pengajian yang digelar di Aula Serbaguna Masjid Miftahul Huda, Bengkong Baru, Batam, Sabtu (19/4).
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara DPW LDII Kepri dan Tim Haji dan Umroh Masjid Miftahul Huda Batam, sebagai bentuk komitmen pembinaan umat yang berkelanjutan.
Pada musim haji tahun ini, sebanyak 18 jamaah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Hang Nadim Batam menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Jamaah terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).
Kloter pertama yang berasal dari Tanjungpinang dan Bintan dijadwalkan berangkat pada Rabu, 22 April 2026 pukul 11.35 WIB. Sementara kloter kedua dari Batam akan menyusul pada Kamis, 23 April 2026 pada jam yang sama. Seluruh jamaah akan menjalani masa karantina sehari sebelumnya di Asrama Haji Batam.
Berdasarkan jadwal, jamaah direncanakan kembali ke tanah air pada 2–3 Juni 2026 melalui Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Ketua Tim Haji LDII Kepri, H. Haikal Hamid, menjelaskan bahwa seluruh calon jamaah telah dibekali manasik haji secara intensif sebagai bentuk kesiapan ibadah.
“Manasik dilakukan sebanyak 10 kali teori dan 1 kali praktik, termasuk simulasi di Asrama Haji Batam yang dilengkapi miniatur Masjidil Haram. Ini dilakukan agar jamaah benar-benar siap menjalankan ibadah sesuai tuntunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh jamaah akan mengambil miqat di Bir Ali (Dzulhulaifah) dan melaksanakan ibadah Arbain di Madinah sebelum melanjutkan rangkaian haji di Makkah.
Sementara itu, Dewan Penasehat LDII Kepri, H. Santoso, menekankan pentingnya menjaga kemabruran haji, tidak berhenti di Tanah Suci saja.
“Ibadah haji bukan sekadar status, tapi perubahan hidup. Jamaah harus istiqomah dalam ibadah dan akhlak setelah pulang. Niatkan semua karena Allah, bukan untuk gelar,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dalam kelompok serta saling membantu selama menjalankan ibadah.
Di sisi lain, Ketua DPW LDII Kepri, H. Rulifa Syahroel, mengimbau jamaah untuk disiplin mengikuti aturan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi demi kelancaran ibadah.
“Mengingat cuaca ekstrem di Arab Saudi, jamaah harus menjaga kesehatan, cukup hidrasi, dan patuh terhadap arahan tim medis,” ujarnya.
Lebih jauh, ia berharap para jamaah tidak hanya meraih predikat haji mabrur secara personal, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Sepulang dari Tanah Suci, jamaah diharapkan menjadi pionir kebaikan, membawa dampak nyata di lingkungannya,” tutupnya.

DPW LDII Kepulauan Riau Website Resmi DPW LDII Kepulauan Riau