Perkuat Ukhuwah dan Peran Istri Shalihah, PC LDII Sei Beduk Gelar Pengajian Ibu-Ibu

Batam — Guna memperkokoh pemahaman keagamaan serta membentengi moral keluarga di era modern, Pengurus Cabang (PC) LDII Kecamatan Sei Beduk menggelar kegiatan Pengajian Ibu-Ibu di Masjid Nurhuda, Bida Ayu, Batam, pada Minggu (9/8/2026). Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian pengajian wanita serentak yang dihelat di berbagai titik wilayah se-Kota Batam.

Sebanyak 300 peserta dari jajaran ibu-ibu se-Kecamatan Sei Beduk memadati ruang utama masjid. Rangkaian acara berlangsung khidmat dan interaktif, berfungsi tidak hanya sebagai wadah penajaman ilmu syariat, melainkan juga sarana mempererat tali ukhuwah islamiyah antarwarga.

Pentingnya Menjaga Lisan dan Etika Berbusana

Sesi awal pengajian dibuka dengan kajian Al-Qur’an mendalam yang dipandu oleh Ustadz Ilman Nafi’an. Mengulas Surat Al-Ahzab ayat 58–59, Ustadz Ilman menitikberatkan dua poin penting terkait etika bersosialisasi dan kewajiban berbusana bagi wanita muslimah.

Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahaya tindakan menyakiti sesama orang beriman, seperti melontarkan tuduhan tanpa bukti atau tuduhan palsu. “Menjaga lisan adalah fondasi utama. Menuduh atau menyakiti sesama mukmin merupakan kebohongan besar yang dilarang keras dalam agama,” ungkapnya.

Selain itu, ia menggarisbawahi tanggung jawab kepala keluarga untuk senantiasa membimbing istri dan anak-anak perempuannya agar menutup aurat secara sempurna dengan memanjangkan jilbab mereka, sebagai bentuk perlindungan dan identitas diri wanita beriman.

Enam Pilar Istri Sholehah Perhiasan Terbaik Dunia

Materi berlanjut ke babak kedua yang disampaikan oleh Ustadz Didik Supriadi. Dengan merujuk pada dalil-dalil Al-Hadits, ia membedah kriteria utama wanita dan istri sholehah yang menjadi perhiasan terbaik di dunia.

Ustadz Didik merangkum enam pilar utama yang perlu diinternalisasikan oleh setiap istri beriman:

  1. Ketaatan dan Menjaga Kehormatan: Taat kepada perintah suami selama dalam kebaikan, serta menjaga rahasia dan tidak menyebarkan aib suami.
  2. Menjadi Perhiasan Terbaik: Menyadari bahwa kenikmatan dunia bersifat sementara, dan wujud kesenangan dunia terbaik adalah memiliki istri yang sholehah.
  3. Mendukung Kebajikan: Tidak menolak ajakan suami saat diajak untuk berbuat amal sholeh.
  4. Menjaga Diri dan Keharmonisan: Mampu menjaga kesucian diri serta senantiasa menghidupkan kehangatan dalam rumah tangga bersama suami.
  5. Penyayang dan Rendah Hati: Menjadi sosok yang penuh kasih sayang serta tak sungkan meminta maaf terlebih dahulu jika terjadi kekhilafan.
  6. Bersyukur dan Bersinergi: Memiliki hati yang selalu bersyukur, bertutur kata baik, serta aktif membantu suami dalam urusan duniawi maupun keagamaan.

“Hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berkata baik, serta kesiapan membantu suami dalam perkara agama dan dunia menjadikan sosok istri jauh lebih berharga daripada dunia beserta isinya,” papar Ustadz Didik.

Penguatan Benteng Keluarga Berbasis Agama

Rangkaian pengajian ditutup dengan tausyiah penguatan serta doa bersama yang dipimpin oleh Dewan Penasehat PC LDII Sei Beduk, H. Choirul Anwar. Dalam nasehatnya, ia mengajak para peserta untuk menyerap ilmu yang telah disampaikan dan mempraktikkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui agenda rutin ini, PC LDII Sei Beduk berharap para ibu dapat terus meningkatkan kadar keimanan dan kefahaman agamanya. Hal ini penting agar mereka mampu tampil sebagai istri sholehah idaman keluarga, sekaligus benteng utama pembinaan karakter generasi penerus yang diridhoi Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *