
DPW LDII Kepulauan Riau bersama Senkom Mitra Polri dan Persinas ASAD menegaskan pentingnya pembentukan 29 Karakter Luhur sejak dini demi mewujudkan generasi emas Indonesia yang berintegritas.
BATAM — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan pendidikan tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan. Di tengah kompleksitas tantangan zaman yang dihadapi generasi muda saat ini, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kepulauan Riau (Kepri) mengambil langkah nyata dengan menggelar upacara kemerdekaan di Yayasan Pendidikan Budi Luhur, Patam Lestari, Sekupang, Kota Batam, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang terselenggara atas kolaborasi antara DPW LDII Kepri, Senkom Mitra Polri, dan Persinas ASAD ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali bahwa kemerdekaan adalah tanggung jawab bersama dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) mewakili Ketua DPW LDII Kepri, Dewan Penasehat Wilayah LDII Kepri, K.H. Santosa, S.H., M.Si., menyampaikan amanat yang sarat akan makna kebangsaan. Ia menegaskan bahwa LDII siap mengambil peran strategis dalam meneruskan tonggak perjuangan bangsa melalui jalur pembinaan moral dan mental generasi muda.
“LDII siap menjadi garda terdepan dalam upaya meneruskan tonggak perjuangan bangsa melalui jalur pembinaan karakter generasi bangsa,” ujar K.H. Santosa di hadapan ratusan peserta upacara.

Menurutnya, pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan akademik semata. Sistem pendidikan nasional harus mampu melahirkan manusia yang berintegritas, mandiri, memiliki kepedulian sosial tinggi, serta adaptif terhadap perubahan zaman.
Sebagai bentuk komitmen nyata, LDII mengimplementasikan program 29 Karakter Luhur yang pembinaannya dilakukan secara terstruktur, berkelanjutan, dan dimulai sejak usia dini.
“Pembentukan karakter tidak bisa dilakukan secara instan. Ia harus dimulai sejak dini, dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, kemudian menjadi budaya hingga akhirnya menjadi bagian dari kepribadian generasi bangsa,” tambahnya.

Kemerdekaan Hari Ini: Melawan Krisis Karakter dengan Pendidikan
Peringatan HUT ke-81 RI ini sekaligus menjadi pengingat bahwa medan juang hari ini telah bergeser. Jika dahulu para pahlawan merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan mengangkat senjata, generasi masa kini justru dihadapkan pada tantangan modern yang tidak kalah pelik, mulai dari krisis karakter, derasnya arus informasi digital, hingga pergeseran sosial yang begitu cepat.
Oleh karena itu, perjuangan di era modern harus difokuskan pada sektor pendidikan. Sekolah, keluarga, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab kolektif untuk memastikan anak-anak muda Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang unggul secara intelektual dan luhur dalam perilaku.
Pelaksanaan upacara di Yayasan Pendidikan Budi Luhur ini pun menjadi potret nyata dari sinergi lintas elemen. Kehadiran para peserta upacara dalam berbagai formasi, termasuk pasukan pengibar bendera serta unsur pengamanan dari Senkom Mitra Polri dan atlet Persinas ASAD yang menampilkan semangat kebersamaan yang kuat dalam balutan nasionalisme.
Melalui momentum HUT RI ke-81 ini, LDII Kepri mengajak seluruh masyarakat untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan bukan sekadar lewat perayaan, melainkan melalui gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, tantangan terbesar bangsa ke depan bukan hanya menjaga kedaulatan negara, melainkan memastikan kemerdekaan tersebut melahirkan SDM berkualitas demi menyongsong cita-cita besar Indonesia Emas.

DPW LDII Kepulauan Riau Website Resmi DPW LDII Kepulauan Riau