LDII Kepri Ajak Pemuda Teladani Semangat Sumpah Pemuda 1928

BATAM – DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kepulauan Riau mengajak generasi muda untuk menyalakan kembali semangat Sumpah Pemuda 1928 dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Semangat persatuan, nasionalisme, penguasaan teknologi, dan pembentukan 29 karakter luhur LDII dinilai menjadi bekal penting bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada Rabu (28/10/2026) menjadi refleksi penting bagi LDII Kepri untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, religius, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Meski tidak menggelar kegiatan seremonial khusus, LDII Kepri menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan meneladani perjuangan para pemuda yang pada 28 Oktober 1928 mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, Indonesia.

LDII: Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Peringatan Sejarah

Ketua DPW LDII Kepulauan Riau, H. Rulifa Syahroel, mengatakan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan pengingat akan tanggung jawab moral generasi penerus bangsa.

“Pemuda LDII harus menjadi teladan dalam membangun negeri, dengan semangat kebersamaan, keilmuan, dan akhlakul karimah. Inilah bentuk nyata generasi profesional religius yang diharapkan LDII,” ujarnya.

Menurut Rulifa, generasi muda saat ini harus mampu menjawab berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan karakter, integritas, serta nilai-nilai keagamaan.

“Pemuda hari ini harus siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berjiwa nasionalis. LDII terus mendorong lahirnya pemuda yang berdaya saing, religius, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Gubernur Kepri Ajak Pemuda Kuasai Teknologi dan Ekonomi Digital

Sementara itu, upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat Provinsi Kepulauan Riau digelar di halaman depan Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (28/10/2026).

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, bertindak sebagai inspektur upacara.

Dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 ini menekankan pentingnya semangat kebangsaan, kegigihan, dan kepedulian sosial dalam membangun masa depan Indonesia.

Dalam sambutannya, Ansar Ahmad mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan dalam penguasaan teknologi dan ekonomi digital. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan keberagaman suku, agama, dan budaya sebagai kekuatan bersama untuk menjaga persatuan bangsa.

Pesan tersebut sejalan dengan tantangan generasi muda di abad ke-21 yang dituntut tidak hanya mampu bersaing secara global, tetapi juga menjaga semangat gotong royong dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Museum Bahasa Nasional Ditargetkan Rampung pada 2028

Selain mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia, Pemprov Kepri juga tengah mengejar target penyelesaian pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat rampung dan diresmikan pada 2028, bertepatan dengan peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda. Kehadiran museum dan monumen itu diharapkan menjadi pengingat sejarah perjuangan bangsa, khususnya dalam perjalanan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Bagi generasi muda, keberadaan monumen tersebut dapat menjadi sarana untuk mengenal kembali nilai-nilai perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan identitas nasional.

LDII Dorong Pemuda Berkontribusi Menuju Indonesia Emas 2045

LDII Kepri menilai semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya diperingati setiap tahun. Generasi muda perlu mengambil peran aktif dalam pendidikan, pengembangan teknologi, kegiatan sosial, serta berbagai bidang pembangunan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Melalui semangat persatuan yang diwariskan para pemuda 1928, LDII Kepri berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi profesional religius yang memiliki wawasan kebangsaan, akhlak yang baik, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Dengan demikian, semangat Sumpah Pemuda diharapkan tetap relevan di tengah perubahan zaman dan menjadi kekuatan bagi generasi penerus untuk menghadapi tantangan abad ke-21, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *