KUA Turun Langsung, Arah Kiblat Masjid Mamba’ul Huda LDII Karimun Dipastikan Akurat

Karimun – Dalam upaya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai salah satu syarat penting dalam pelaksanaan ibadah shalat, sekaligus menindaklanjuti himbauan Menteri Agama RI yang mencanangkan Kegiatan Nasional Indonesia Berkiblat di 1.448.000 Titik Verifikasi Rashdul Qiblat, maka Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karimun, Muhammad Fazli, S.H.I., melaksanakan pengukuran arah kiblat di Masjid Mamba’ul Huda, sebagai masjid binaan DPD LDII Karimun di Kampung Tengah, Lubuk Semut-Karimun, pada Kamis (16/7/2026) pukul 16.27 WIB.

Kedatangan Fazli disambut pengurus masjid bersama pengurus DPD LDII Kabupaten Karimun. Pengukuran dilakukan menggunakan metode dan peralatan sesuai standar Kementerian Agama, guna memastikan arah kiblat masjid menghadap tepat ke Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah.

Bagian dari Layanan Keagamaan KUA

Muhammad Fazli menjelaskan, pengukuran arah kiblat merupakan bagian dari pelayanan keagamaan yang diberikan KUA kepada masyarakat. Menurutnya, ketepatan arah kiblat menjadi hal penting agar umat Islam dapat melaksanakan ibadah dengan lebih yakin dan khusyuk.

“Pengukuran ini bertujuan memberikan kepastian dan keyakinan kepada jamaah bahwa arah kiblat masjid telah sesuai dengan perhitungan dan standar yang berlaku,” ujarnya.

Pengurus Masjid Mamba’ul Huda turut mendampingi proses pengukuran yang berlangsung lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya verifikasi arah kiblat, baik pada bangunan masjid yang telah lama berdiri maupun yang baru dibangun.

LDII Karimun Apresiasi Sinergi dengan KUA

Ketua DPD LDII Kabupaten Karimun, Ustadz Rahmatullah, menyampaikan apresiasi kepada KUA Kecamatan Karimun atas pelayanan dan pendampingan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhammad Fazli, S.H.I., beserta jajaran KUA Kecamatan Karimun yang telah meluangkan waktu untuk melakukan pengukuran arah kiblat di Masjid Mamba’ul Huda. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memberikan kepastian kepada warga dan jamaah sehingga dapat beribadah dengan lebih tenang dan mantap,” ungkap Rahmatullah.

Ia menambahkan, sinergi antara LDII dan Kementerian Agama melalui KUA merupakan bentuk kolaborasi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Dengan dilaksanakannya pengukuran tersebut, Masjid Mamba’ul Huda diharapkan semakin optimal dalam memberikan pelayanan ibadah kepada jamaah, sekaligus menjadi pusat pembinaan umat yang mengedepankan ketepatan syariat, kerukunan, dan kemaslahatan bersama. (AmF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *