Semarak Hari Pramuka, Gudep SMAS dan SMPS Budi Luhur Batam Gelar Sakoda SPN Kepri di Pantai Viona

BATAM — Semangat kepramukaan kembali menggema di Bumi Segantang Lada. Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka SMAS dan SMPS Budi Luhur Batam, sekolah di bawah naungan LDII Kepri, menggelar kegiatan Perkemahan Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sakoda SPN) pada Senin (24/08/26) di Pantai Viona, Pulau Galang Baru, Batam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPW LDII Kepri, H. Siajis, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan kepramukaan bagi para pelajar.

Penguatan Karakter di Alam Terbuka

Ketua Gudep SMAS dan SMPS Budi Luhur, Sulton Aulia, M.Pd, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka, tetapi juga dirancang sebagai sarana penguatan pendidikan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler dan ko-kurikuler.

“Selain untuk memperingati Hari Pramuka, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler dan kokurikuler. Melalui kegiatan di alam terbuka, siswa dapat belajar tentang kemandirian, kerja sama, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Sulton.

Menurutnya, kegiatan kepramukaan menjadi ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya belajar secara teori di dalam kelas, melainkan juga mengasah keterampilan sosial dan karakter melalui pengalaman langsung di lapangan.

Apresiasi DPW LDII Kepri

Dalam sambutannya, Siajis sangat memberikan apresiasi yang tinggi pada kegiatan yang telah terselenggara ini. Ia menilai kegiatan Perkemahanan Sakoda SPN yang digelar di kawasan Pantai Viona tersebut dapat menjadi momentum positif dalam membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, disiplin, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

“LDII Kepri mengapresiasi kegiatan ini. Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter. Anak-anak belajar bekerja sama, bertanggung jawab, disiplin, sekaligus mencintai alam dan lingkungan,” tutur Siajis.

Selanjutnya Siajis berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga mampu menjadi wadah pembinaan generasi penerus yang memiliki tiga karakter utama, yakni alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.

Menempa Generasi Berintegritas

Dalam pelaksanaannya, semua rangkaian kegiatan di Pantai Viona berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para peserta tidak hanya mengikuti materi kepramukaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar langsung di alam terbuka yang membekas dalam pembentukan mental mereka.

Melalui semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan akademik. Mereka juga perlu ditempa dengan pengalaman, kepedulian, kebersamaan, dan karakter agar siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *