Kader Muda LDII Kepri Dorong Generasi Penerus Batam Siapkan Pendidikan untuk Indonesia Emas 2045

BATAM — Semangat menyongsong Indonesia Emas 2045 tidak hanya berbicara tentang pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam program Indonesia Cerdas RRI Batam yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (19/8/2026).

Dalam program yang disiarkan melalui RRI Pro 1 Batam, Ami Faisal, S.Pd., C.PS., C.HT., dosen Karya Anak Bangsa Public Speaking School Batam sekaligus kader muda LDII dan Ketua Biro Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPW LDII Kepulauan Riau, hadir sebagai narasumber.

Mengangkat tema “Pendidikan Berkualitas untuk Indonesia Cerdas Bersama Karya Anak Bangsa”, Ami Faisal membahas pentingnya pendidikan berkualitas sebagai fondasi dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045.

Pendidikan Harus Relevan dengan Karakter Daerah

Menurutnya, pendidikan tidak boleh berjalan terpisah dari perkembangan daerah. Generasi muda perlu memahami ke mana arah perkembangan kota dan daerahnya, sehingga pendidikan yang ditempuh dapat menjadi bekal yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

“Batam memiliki karakter sebagai kota industri dan juga memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Karena itu, generasi mudanya perlu mempersiapkan diri dengan pendidikan dan keterampilan yang sejalan dengan perkembangan tersebut,” ujar Ami dalam pembahasan program tersebut.

Ia menekankan, pilihan pendidikan bukan semata-mata persoalan mendapatkan ijazah, tetapi bagaimana seseorang membangun kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja dan masyarakat. Selain kompetensi teknis, generasi muda juga membutuhkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, adaptasi, kepemimpinan, serta karakter yang kuat.

“Jangan sampai perkembangan kotanya sudah berlari, tetapi kualitas sumber daya manusianya tertinggal. Pendidikan harus menjadi jembatan agar generasi muda Batam bukan hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi ikut menjadi pelaku dan penggeraknya,” lanjutnya.

Sebagai dosen dan praktisi public speaking, Ami juga menilai kemampuan komunikasi menjadi salah satu keterampilan penting bagi generasi muda. Di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi, kemampuan menyampaikan gagasan secara efektif menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi dan kepemimpinan.

Apresiasi dan Peran Kader Muda di Ruang Publik

Kehadiran Ami Faisal dalam forum penyiaran publik tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPW LDII Kepulauan Riau, H. Rulifa Syahroel. Ia menilai keterlibatan kader muda dalam isu-isu strategis daerah seperti pendidikan merupakan langkah konkret kontribusi organisasi.

“Harapannya, kader-kader muda LDII terus berprestasi, mengembangkan kompetensi, dan hadir memberikan manfaat. Mereka harus terlibat dalam kemajuan Batam dan Kepri sesuai bidang dan profesinya masing-masing,” tegas Rulifa.

Selanjutnya Rulifa juga menambahkan bahwa kader muda LDII diharapkan tidak hanya aktif di internal organisasi, tetapi juga mampu menunjukkan kapasitas serta memberikan dampak positif di ruang publik.

Sinergi antara pendidikan berkualitas, penguasaan keterampilan, dan pembentukan karakter diharapkan mampu mencetak generasi muda Batam yang tidak hanya siap bersaing di kota industri dan pariwisata, tetapi juga menjadi pilar penggerak menuju Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *