Sinergi 3 Ormas di Kepri: LDII, Senkom, dan Persinas ASAD Perkuat Jaringan Akar Rumput

Batam – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kepulauan Riau bersama Pengurus Provinsi Senkom Mitra Polri (MP) dan Pengurus Persinas ASAD Provinsi Kepri menggelar musyawarah semester provinsi di Aula Masjid Miftahul Huda Bengkong, Batam, Sabtu (27/6/2026) malam.

Kegiatan yang dihadiri 45 pengurus harian dari ketiga organisasi itu berlangsung selepas Salat Isya berjamaah dan berjalan selama kurang lebih 150 menit secara akomodatif dan komunikatif.

Musyawarah ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara DPP LDII dengan PB Persinas ASAD dan PP Senkom Mitra Polri yang ditandatangani pada tahun 2022. Tujuannya adalah memperkuat moral dan karakter bangsa hingga ke tingkat akar rumput.

Evaluasi dan Rancang Program Ke Depan

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ketua Biro Pendidikan Agama dan Dakwah (PAD) DPW LDII Kepri, Ustaz Dr. Afi Parnawi. Sesi diskusi kemudian dipandu oleh H. Santoso selaku Dewan Penasehat I LDII Kepri.

Musyawarah berfokus pada evaluasi program kerja yang telah berjalan serta perancangan kegiatan untuk enam bulan ke depan, meliputi pembinaan karakter generasi muda, bela negara, dan kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Kepri.

Ketua LDII Kepri: Silat Bukan Sekadar Bela Diri

Ketua DPW LDII Kepri, H. Rulifa Syahroel, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat 29 karakter luhur bagi para pendekar Persinas dan tenaga pengamanan Senkom. Ia menyebut, di tengah maraknya kasus tawuran antarperguruan silat maupun arogansi sejumlah ormas, anggota Persinas ASAD dan Senkom MP di Kepri justru mampu menjadi teladan di masyarakat.

“LDII memiliki delapan program prioritas, di mana empat di antaranya adalah pembangunan sumber daya manusia yang profesional religius. Silat bagi LDII bukan hanya sekadar bela diri, tetapi sebagai wadah pembinaan karakter bangsa,” ujar Rulifa.

Ia juga menyampaikan bahwa sinergi ketiga ormas ini menghadirkan manfaat nyata. Anggota Senkom MP turut membantu pengamanan berbagai kegiatan LDII, sementara generasi muda LDII mendapat wadah untuk melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa melalui Persinas ASAD.

Senkom MP: Dukung Asta Cita Pemerintah

Sekretaris Provinsi Senkom MP Kepri, H. Subadiyanto, menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjalankan program yang telah disepakati. Menurutnya, kerja sama dengan LDII dalam penguatan wawasan kebangsaan diharapkan turut mendukung terwujudnya Asta Cita pemerintah.

“Sehingga moral dan karakter generasi penerus bangsa yang profesional-religius seperti digaungkan LDII bisa terwujud untuk Indonesia Emas 2045,” kata Subadiyanto.

Persinas ASAD: Lahirkan Pendekar Berakhlak

Senada, Ketua Pengprov Persinas ASAD Kepri, Dian Cahyo, berharap sinergi ini melahirkan atlet dan pendekar yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan mental spiritual yang kuat.

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang tetap terpelihara di kalangan pesantren sebagai kegiatan olahraga dan melatih kedisiplinan diri,” ujar Dian.

Ditutup dengan Kesepakatan Bersama

Setelah diskusi panjang selama 150 menit, musyawarah ditutup dengan pembacaan hasil kesepahaman oleh Dewan Penasehat II LDII Kepri, H. Bambang Tumijo. Ketiga lembaga sepakat untuk terus memperkuat sinergi melalui program kolaboratif, termasuk pembinaan karakter, pengamanan lingkungan, dan aksi sosial di berbagai wilayah Kepri. Acara resmi berakhir pukul 23.00 WIB dengan pembacaan doa penutup oleh H. Bambang Tumijo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *