Batam Hub Industri Besar, LDII Sei Beduk Gembleng 200 Pemuda Jadi Profesional HSE

Batam — Menyadari posisi strategis Kota Batam sebagai salah satu pusat industri manufaktur, elektronika, galangan kapal, hingga minyak dan gas (migas) utama di Indonesia, implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi harga mati. Merespons kebutuhan pasar kerja yang tinggi tersebut, Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Sei Beduk menggelar pembekalan taktis bagi ratusan generasi muda usia mandiri se-Kota Batam.

Aksi edukasi yang dihelat di Masjid Nurhuda, Bida Ayu, Batam, Minggu (21/6/2026) ini mengusung tema kurikulum yang tajam: “Pengenalan Dasar-Dasar K3 dan Kiat-Kiat Menjadi Health, Safety, and Environment (HSE) Profesional”. Agenda ini sukses menyedot antusiasme tinggi dengan dihadiri lebih dari 200 peserta muda yang siap merambah dunia industri.

Bedah Regulasi dan Strategi Tembus Pasar Kerja

Acara yang dipandu langsung oleh Ketua Panitia, Ust. Iqbal Nurrofiq, dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan diawali pembacaan kalam Ilahi oleh Ust. Ilman. Demi memberikan bobot materi kelas wahid, LDII menghadirkan pakar K3 senior, H. Arief Nurdin, S.H., yang juga merupakan CEO sekaligus Pendiri International Maritime Training Center (IMTC).

Dalam pemaparannya yang interaktif hingga menjelang azan zuhur, Arief Nurdin mengupas tuntas rantai keilmuan K3, mulai dari pendekatan ilmiah untuk melindungi pekerja dari risiko kecelakaan, hingga landasan hukumnya di Indonesia. Landasan tersebut mencakup UU No. 1/1970 tentang Keselamatan Kerja, UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, hingga PP No. 50/2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3).

“Secara teori dan praktik, K3 berfokus pada penciptaan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Bagi generasi muda yang ingin membangun karier linier di bidang HSE, wajib membekali diri dengan sertifikasi resmi, salah satunya adalah Ahli K3 Umum Kemnaker,” papar Arief.

Bagi lulusan baru yang belum mengantongi pengalaman kerja lapangan, Arief memberikan kiat praktis untuk mengawali karier dari bawah. “Jangan berkecil hati, Anda bisa memulai lompatan karier dari posisi Safety Admin, Junior HSE Officer, atau aktif mengambil program magang (internship) K3 di sektor konstruksi maupun manufaktur. Pengalaman lapangan itulah yang nantinya menjadi aset terbesar kalian di mata korporasi,” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa profesi ini menjanjikan jenjang karier kuat dengan tawaran gaji yang sangat kompetitif di pasar industri saat ini.

Komitmen Cetak Generasi Profesional Religius

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPW LDII Kepri, H. Rulifa Syahroel, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif taktis yang dimotori oleh PC LDII Sei Beduk ini.

Rulifa menegaskan bahwa di tingkat nasional, LDII memang konsisten menggelar pelatihan K3 secara berkala untuk memberdayakan para santri dan pemuda mandiri. Dalam pelaksanaannya, LDII kerap berkolaborasi dengan instansi kompeten seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun dinas tenaga kerja setempat.

“Pembekalan K3 ini adalah bagian riil dari komitmen LDII untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya religius, tetapi juga profesional. Kami ingin mereka memiliki daya saing global di industri, paham cara memelihara keselamatan diri dan lingkungannya, sekaligus tetap memegang teguh 29 karakter luhur organisasi,” pungkas Rulifa secara lugas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *