Gelar Doa Bersama, LDII Kepri Kebut Proyek Graha Senilai Rp 7 Miliar di Batam Center

Batam — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kepulauan Riau menggelar acara doa bersama demi kelancaran mega proyek pembangunan Gedung Graha LDII Kepri. Agenda sakral ini dilaksanakan langsung di lokasi pembangunan, Kompleks Palm Spring, Batam Center, Batam, Minggu pagi (31/5/2026).

Suasana khidmat dan sakral menyelimuti jalannya acara yang dipimpin oleh Dewan Penasehat LDII Kepri, H. Santoso. Sebanyak 200 orang warga LDII se-Kepri tampak memadati area untuk memberikan dukungan moril. Hadir pula di lokasi, Ketua DPW LDII Kepri H. Rulifa Syahroel, Ketua Tim Pembangunan H. Abdul Arif, beserta seluruh jajaran pengurus harian LDII se-Kota Batam.

Penantian Panjang Selama 20 Tahun

Ketua DPW LDII Kepri, H. Rulifa Syahroel, mengungkapkan bahwa momentum ini merupakan perwujudan dari impian besar yang telah lama dinantikan oleh warga LDII di Bumi Segantang Lada.

“Cita-cita untuk memiliki gedung yang representatif bagi kegiatan dakwah, keagamaan, serta sosial kemasyarakatan bagi masyarakat Kepri ini sebenarnya sudah terpendam sejak 20 tahun yang lalu,” ujar Rulifa.

Melalui upaya keras dan kerja bahu-membahu dari seluruh warga LDII se-Kepri, pembangunan fisik gedung pelayanan ini akhirnya dapat resmi dimulai sejak pertengahan Juni 2024 lalu.

Fasilitas Modern 3 Lantai, Struktur Tahap 1 Tembus 60%

Selaku Ketua Tim Pembangunan, H. Abdul Arif memaparkan secara detail mengenai spesifikasi teknis bangunan megah tersebut. Gedung Graha LDII Kepri ini dirancang setinggi tiga lantai dengan luas bangunan 920 m2 diatas tanah seluas 1070 m2

“Proyek dengan nilai konstruksi sebesar Rp 7 miliar ini terbagi dalam dua tahapan pengerjaan. Tahap pertama meliputi pematangan lahan serta struktur, yang saat ini progress-nya telah mencapai 60%. Sedangkan tahap kedua adalah finishing arsitektur dan mekanikal,” urai Abdul Arif.

Pihak panitia menargetkan penyelesaian tahapan 1 struktur pada tanggal 26 September 2026. Selanjutnya, tahapan 2 dijadwalkan langsung dimulai pada 1 Oktober 2026 dengan estimasi rampung keseluruhan konstruksi pada 31 Maret 2027. Gedung modern ini nantinya akan dilengkapi ruang pertemuan utama, kantor sekretariat, ruang tamu nyaman untuk VIP maupun umum, serta area terbuka untuk pengajian.

“Tentunya penyelesaian pengerjaan pembangunan gedung ini juga sangat tergantung dari harga bahan bangunan yang fluktuatif di pasar serta kondisi keuangan internal DPW LDII sendiri,” tambahnya.

Buka Kran Donasi Secara Sukarela

Guna memastikan proyek infrastruktur pelayanan umat ini selesai tepat waktu dan segera memberikan asas manfaat yang luas, pihak tim pembangunan menyatakan sikap terbuka terhadap dukungan eksternal.

Abdul Arif menegaskan bahwa pihak panitia siap menerima segala bentuk bantuan, donasi, maupun sokongan dari berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah, sektor swasta, hingga kalangan perorangan. Seluruh donasi yang masuk dipastikan bersifat sukarela dan tidak mengikat demi kesuksesan fasilitasi dakwah yang representatif di pusat Kota Batam. (RS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *