Hardiknas Jadi Momentum Iman: LDII Kepri Bekali 300 Wanita Ilmu Kesehatan dan Akhlak

Batam — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, DPW LDII Kepulauan Riau menggelar pengajian keputrian di Aula Masjid Miftahul Huda, Bengkong, Batam, pada Minggu (3/5).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti sekitar 300 peserta, terdiri dari 200 peserta offline dan 100 peserta online yang berasal dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, hingga Natuna.

Acara dibuka oleh Ketua DPW LDII Kepri, H. Rulifa Syahroel, dan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak Generasi Penerus Masjid Miftahul Huda Bengkong Batam, H. Irvan Sumaga, Sekretaris DPW LDII Kepri H. Dwi Agus Suyoso, Dewan Penasehat LDII Batam H. Teguh Purnomohadi, serta jajaran pengurus lainnya.

Ketua Panitia, Hj. Minung Fahrudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program pembinaan rutin triwulanan yang difokuskan pada remaja putri dan wanita dewasa. “Pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman fikih, akhlak, manajemen rumah tangga, serta kesehatan reproduksi sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat,” ujarnya.

Dengan mengangkat tema “Kenali Tubuhmu & Sayangi Dirimu: Jaga Kesehatan Reproduksimu untuk Investasi Jangka Panjang”, kegiatan ini menghadirkan Bidan Catur Yulinawati, SST, MKeb sebagai pemateri dan Dr. Catur Fatchu Ukhriyawati, SE, MM sebagai moderator.

Dalam paparannya, Bdn. Catur menegaskan bahwa menjaga kesehatan reproduksi merupakan bagian dari amanah Allah yang harus dijaga dengan ilmu dan kesadaran. “Islam mengajarkan kebersihan adalah sebagian dari iman. Maka menjaga kesehatan, termasuk organ reproduksi, adalah wujud syukur atas nikmat tubuh yang diberikan Allah,” jelasnya.

Ketua DPW LDII Kepri, H. Rulifa Syahroel, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap pembinaan semacam ini terus berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen LDII dalam menghadirkan edukasi yang relevan serta menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah kepulauan, melalui metode hybrid. Melalui momentum Hardiknas, LDII Kepri mengajak seluruh perempuan untuk terus menuntut ilmu, menjaga amanah diri, dan berkontribusi dalam mencetak generasi berakhlak mulia,” ujar Rulifa.

Kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh H. Teguh Purnomohadi yang mengingatkan pentingnya peran wanita sholehah dalam menjaga diri dan keluarga. “Wanita sholehah adalah perhiasan terbaik dunia dan benteng utama dalam membangun keluarga yang diridhoi Allah,” pesannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *