
DPW LDII Kepulauan Riau menegaskan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila secara nyata, memperkuat wawasan kebangsaan, serta merawat kerukunan demi menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan strategis NKRI.
BATAM — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Kepulauan Riau memaknai Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober sebagai momentum krusial untuk memperkokoh semangat kebangsaan. Mengingat posisi geografis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan tiga negara tetangga (Singapura, Malaysia dan Vietnam), wilayah ini dinilai memegang peranan strategis sebagai beranda depan dan garda terdepan Republik Indonesia.
Ketua DPW LDII Kepulauan Riau, H. Rulifa Syahroel menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh sekadar dimaknai sebagai agenda seremonial belaka. Lebih dari itu, peristiwa ini harus menjadi refleksi mendalam bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus membumikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Benteng Pertahanan di Wilayah Perbatasan
Sebagai kawasan kepulauan yang dikelilingi oleh jalur pelayaran internasional dan berbatasan dengan tiga negara tetangga, Kepulauan Riau menghadapi dinamika sosial dan kultural yang kompleks. LDII Kepri memandang bahwa ketahanan ideologi Pancasila merupakan benteng utama dalam menangkal berbagai pengaruh luar yang berpotensi menggerus kepribadian bangsa.
“Kepulauan Riau adalah beranda depan Nusantara. Di sinilah kedaulatan, martabat, dan nasionalisme kita diuji setiap hari. Menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan bukan hanya tugas eksklusif aparat penegak hukum, melainkan panggilan moral dan tanggung jawab bersama seluruh warga bangsa, termasuk keluarga besar LDII,” ujar Rulifa di Batam, Rabu (30/9/2026).
Menangkal Radikalisme dan Merawat Moderasi Beragama
Di tengah arus globalisasi dan disrupsi informasi era modern, tantangan kebangsaan juga semakin bervariasi. Mulai dari ancaman intoleransi, radikalisme, hingga polarisasi sosial yang kerap disebarkan melalui ruang digital. LDII Kepri secara aktif menginstruksikan seluruh warganya untuk senantiasa mengedepankan sikap moderat dalam beragama serta memperkuat ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan).
Sebagai organisasi dakwah, LDII meyakini bahwa pemahaman agama yang moderat dan komitmen kebangsaan yang kuat akan melahirkan masyarakat yang harmonis. Pancasila terbukti ampuh menjadi titik temu (kalimatun sawa) bagi kemajemukan suku, ras, budaya, dan agama di Indonesia.
Sinergi Bersama Pemerintah dan Aparat Keamanan
Dalam rangka menjaga stabilitas daerah, LDII Kepri terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Sinergi yang erat bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terus dioptimalkan guna menciptakan iklim sosial yang kondusif di seluruh kabupaten/kota se-Kepulauan Riau.
Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini pula, LDII berkomitmen untuk terus mencetak generasi penerus bangsa yang profesional religius, memiliki wawasan kebangsaan yang matang, serta siap siaga menjadi mitra strategis negara dalam menjaga keutuhan serta keamanan wilayah perbatasan dari Sabang sampai Merauke.

DPW LDII Kepulauan Riau Website Resmi DPW LDII Kepulauan Riau