Siswa SMAS Budi Luhur Batam Sabet Medali Perunggu Pencak Silat di POPDA Kepri

Batam – Kabar membanggakan datang dari SMAS Budi Luhur Batam. Siswa sekolah binaan DPW LDII Kepulauan Riau (Kepri), Yusuf Aulia, berhasil meraih medali perunggu cabang olahraga pencak silat pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Kepulauan Riau.

Yusuf tampil mewakili Kota Batam dalam ajang olahraga pelajar tersebut. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengembangan potensi siswa tidak hanya dilakukan melalui bidang akademik, tetapi juga olahraga dan kegiatan nonakademik.

Yusuf Dapat Apresiasi Wali Kota Batam

Atas prestasi tersebut, Yusuf mendapat apresiasi dalam acara Malam Apresiasi Wali Kota Batam yang digelar di Harmoni One Hotel Batam, Sabtu (29/8/2026).

Yusuf hadir bersama Kepala SMAS Budi Luhur Batam, Ugy Nurmawati, S.Pd., Gr. Dalam acara tersebut, para atlet pelajar yang berhasil mengukir prestasi diberikan penghargaan atas perjuangan mereka membawa nama Kota Batam.

Tak hanya atlet, sekolah yang berperan dalam mendukung pembinaan olahraga pelajar juga mendapat penghargaan. SMAS Budi Luhur Batam menerima piagam penghargaan atas dukungan dan partisipasinya mengirimkan atlet terbaik untuk berkompetisi dan mengharumkan nama Batam.

Kepala SMAS Budi Luhur Batam, Ugy Nurmawati, mengatakan sekolah akan terus memberikan dukungan kepada siswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Sekolah akan selalu mendukung seluruh murid, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Setiap anak memiliki potensi dan bakat yang harus diberikan kesempatan untuk berkembang,” ujarnya.

LDII Kepri Dorong Siswa Kembangkan Potensi

Ketua DPW LDII Kepulauan Riau, dr. H. Rulifa Syahroel, turut mengapresiasi prestasi yang diraih Yusuf.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan warga LDII di Kepulauan Riau.

“Prestasi yang diraih Yusuf merupakan hal yang membanggakan. Ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pembinaan dan dukungan yang tepat,” demikian disampaikan Rulifa dalam apresiasi DPW LDII Kepri.

“SMAS Budi Luhur sebagai salah satu sekolah binaan DPW LDII Kepri terus didorong untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kesehatan jasmani, kedisiplinan, dan kemampuan di berbagai bidang,” ujar Rulifa.

Medali Perunggu Jadi Buah Latihan Panjang

Perjalanan Yusuf hingga meraih medali perunggu tidak terlepas dari proses latihan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

DPW LDII Kepri juga memberikan apresiasi kepada para pelatih yang telah mendampingi Yusuf, khususnya pelatih dari Perguruan Silat Nasional ASAD (PERSINAS ASAD).

Bagi seorang atlet pelajar, medali yang diraih dalam pertandingan merupakan hasil dari proses panjang. Latihan, kedisiplinan, kerja keras, serta ketekunan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan menuju prestasi.

Capaian Yusuf diharapkan dapat memotivasi pelajar lainnya, khususnya generasi muda LDII di Kepulauan Riau, untuk berani mengembangkan bakat dan mengejar prestasi sesuai bidang masing-masing.

Sebab, prestasi tidak selalu ditentukan dari nilai akademik. Setiap siswa memiliki potensi berbeda yang perlu ditemukan, diasah, dan diarahkan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Selamat kepada Yusuf Aulia. Terus berlatih, terus berprestasi, dan tetap rendah hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *