Kolaborasi Ulama–Umara Menguat: LDII dan DPRD Kepri Satukan Visi untuk Umat

Batam – Sinergi antara ulama dan umara kembali terjalin dalam nuansa penuh kesejukan. DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kepulauan Riau menerima kunjungan reses anggota DPRD Kepri, Asmin Patros, di TPQ Nurul Utami, Kampung Tua Belian, Batam, Sabtu malam (25/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi ruang silaturahim strategis antara pemangku kebijakan dan elemen dakwah dalam membangun masyarakat yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Ketua DPW LDII Kepri, dr. H. Rulifa Syahroel, menegaskan bahwa LDII terus mengedepankan dakwah yang sejuk (green dakwah)—mengajak tanpa memaksa, merangkul tanpa memukul, serta membangun tanpa menjatuhkan.

“LDII hadir untuk menjadi bagian dari solusi umat. Dakwah tidak hanya di mimbar, tapi juga melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memaparkan perkembangan LDII yang kini telah memiliki struktur kuat dari tingkat pusat hingga daerah, bahkan menjangkau mancanegara. Hal ini menjadi bukti bahwa dakwah berbasis pembinaan karakter terus mendapat tempat di hati masyarakat.

Sementara itu, Asmin Patros menyampaikan rasa apresiasi atas peran LDII dalam membangun pendidikan keagamaan yang nyata dirasakan masyarakat, salah satunya melalui TPQ Nurul Utami.

“Ini bukan sekadar tempat belajar Al-Qur’an, tapi pusat pembinaan generasi masa depan. Program seperti ini harus didukung penuh,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa membangun bangsa bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.

“Sinergi ini harus terus dijaga. Jika ulama dan umara berjalan seiring, maka keberkahan akan turun untuk negeri ini,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Dewan Penasehat LDII, sebagai simbol harapan agar kolaborasi ini membawa kebermanfaatan yang luas, dilanjutkan dengan ramah tamah penuh keakraban.

Saatnya Bergerak Bersama

Momentum ini menjadi pengingat bahwa dakwah bukan hanya tentang ceramah, tetapi tentang aksi nyata. LDII mengajak seluruh elemen masyarakat untuk:

“Bersama membangun generasi profesional religius, memperkuat nilai keimanan, dan menghadirkan solusi nyata bagi umat.”

Karena masa depan bangsa tidak dibangun oleh wacana, tetapi oleh kolaborasi dan kontribusi nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *